Kekurangan dan Keluh Kesah Transit KRL di Stasiun Manggarai

(Sumber : CNN Indonesia)

  Stasiun Manggarai, salah satu stasiun terbesar di Jakarta, telah menjadi pusat perhatian karena kekurangan dan keluh kesah yang dialami penumpang KRL yang transit di sana. Berbagai keluhan telah muncul di media sosial dan berbagai sumber lainnya, menunjukkan bahwa transit di Stasiun Manggarai sangat menguras energi.

  Keluhan-keluhan tersebut meliputi kepadatan yang sangat tinggi, sehingga penumpang harus berdesakkan untuk mencapai kereta lainnya. Hal ini telah menyebabkan kesulitan bagi penumpang yang memiliki keterbatasan fisik, seperti orang tua atau orang dengan disabilitas. Pengguna KRL juga mengeluhkan bahwa Stasiun Manggarai tidak mampu menampung banyaknya penumpang, sehingga penumpang harus menunggu lama untuk naik kereta. Hal ini telah menyebabkan penumpang harus menunggu lama dan kelelahan.

     Dalam beberapa tahun terakhir, Stasiun Manggarai telah mengalami peningkatan jumlah penumpang yang sangat signifikan. Hal ini telah menyebabkan kekurangan dan keluh kesah yang dialami penumpang KRL yang transit di sana. Untuk mengatasi masalah ini, KAI Commuter telah mengambil beberapa langkah. Mereka telah memperluas area transit penumpang dan pembangunan fasilitas seperti tangga, eskalator, dan lift. Selain itu, KAI Commuter juga telah mengoptimalkan pelayanan perjalanan commuter line di Stasiun Manggarai. Mereka telah mengadakan switch over ke enam Manggarai, yang akan memberi dampak yang positif dari segi pelayanan perjalanan commuter line.

    Rahmania Arunita, mahasiswa pulang-pergi yang selalu transit di Stasiun Manggarai mengungkap keluh kesahnya ketika harus berdesakkan disana, “Saya naik KRL setiap senin sampe jumat, karena kan mau berangkat ke kampus ya. Kebetulan rumah saya ada di Jakarta Barat, otomatis saya harus transit dulu di stasiun Duri dan Manggarai untuk sampai kampus. Kondisi di Stasiun Manggarai itu nggak bisa ditebak sih, soalnya tergantung sama jamnya ya, paling ramai tuh di pagi sama sore hari karena orang-orang baru pulang beraktivitas. Karena waktu itu saya pulang di sore hari, dan stasiun Manggarai sedang rame banget, disitu ada yang kecopetan HP, dan kejadian ini juga pernah saya alami 2 kali di stasiun Manggarai. Menurut saya, di Stasiun Manggarai itu kurang banget keamanannya, makanya kita harus jaga diri baik-baik.” Kata Rahma.

      Karena Stasiun Manggarai menjadi stasiun utama untuk transit yang memiliki massa cukup banyak, banyak masyarakat menganggap sebagai “Cobaan hidup” untuk sampai ke tujuan masing-masing. (JAR)

JKTDaily

Jasmine Al Ramadhani

Komentar

Postingan Populer