Realitas Gaji dan Gaya Hidup di Jakarta
Jakarta seringkali dianggap sebagai salah satu kota termahal di Indonesia, terutama dalam hal biaya hidup. Dari harga sewa rumah yang tinggi hingga biaya makan dan transportasi yang kian hari semakin meningkat. Faktor ini seringkali menimbulkan pertanyaan tentang seberapa besar gaji yang diterima untuk dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Gaji di Jakarta pun bervariasi tergantung pada sektor industri, pengalaman dan tingkat pendidikan seseorang. Pada Agustus 2022 lalu, menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) rata-rata upah atau gaji karyawan/buruh/pegawai secara nasional naik 12,22%, kenaikan gaji paling tinggi terjadi di Jakarta dengan gaji rata-rata sebanyak Rp5,25 juta.
Gaya hidup masyarakat Jakarta seringkali bersifat konsumtif dan cenderung boros. Seperti kebanyakan remaja yang kerap nongkrong di kafe, membeli barang-barang yang sedang tren, war tiket konser, dan sebagainya. Dengan gaji diangka lima juta, dan gaya hidup Jakarta yang cukup besar, seringkali masyarakat mengeluh tentang kondisi keuangan yang didapatkannya. Besar kecilnya upah atau gaji yang didapatkan seharusnya dapat menjadi alokasi investasi dalam mengatur keuangan. Seperti mengikuti kelas memasak yang nantinya akan membuka peluang membuka bisnis restauran, mengikuti kelas barista, melukis, dan sebagainya.
HUT Jakarta yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Juni menjadi momen yang paling ditunggu masyarakat Jakarta, pasalnya banyak promo menarik dari berbagai brand, FnB, dan berbagai fasilitas umum. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang merasa belum menjadi sasaran untuk mendapatkan banyaknya promo tersebut. Jakarta yang kemudian menjadi kota bisnis seharusnya mampu menciptakan masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Wulan, salah satu warga Jakarta mengungkapkan keresahannya untuk gaji di Jakarta dengan perayaan HUT Jakarta.
"Gue ini freelance. Ya, memang, gajinya kecil karena mengikuti projek yang gue jalani. Tapi, kadang gue juga merasa miris sama temen-temen gue yang udah kerja namun nggak bisa nikmatin momen perayaan HUT Jakarta. Sebagian dari mereka mengeluh karena tempat yang memang banyak promonya tersebut harus menempuh jarak yang lumayan jauh dari rumah. Kadang juga gue ngeliat beberapa event yang memang didalamnya banyak promo namun biaya masuk dan parkirannya itu tinggi banget, jadi sama aja boong." Ucap Wulan.
Adapun rata-rata pendapatan VS biaya hidup menurut sumber CNBC Indonesia yang mencatat Negara Indonesia merupakan negara dengan angka pendapatan lebih sedikit dibandingkan dengan angka biaya hidup. Rata-rata pendapatan di Indonesia sebanyak Rp5,1 juta dan biaya hidup yang mencapai Rp7 juta. Sehingga, pendapatan yang seimbang dengan gaya hidup selalu menjadi hal yang diinginkan oleh kebanyakan masyarakat di Indonesia termasuk Jakarta.
Referensi :
1. https://www.alinea.id/bisnis/timpang-pekerja-jakarta-biaya-hidup-tak-sebanding-gaji-b2ic39Pyo
2. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20220702114601-33-352379/berapa-gaji-ideal-hidup-layak-di-jakarta-umr-cukup/amp
Tajuk Rencana
Jasmine Al Ramadhani


Komentar
Posting Komentar